Wednesday, 18 May 2016

#ceritapendeksekali: Sepatu



kau memberiku sepasang sepatu, padahal saat ini bukan tanggal dan bulan kelahiranku. kau juga meyertakan selembar kertas yang terlipat. begitu berkecamuk dikepalaku, apa tujuan mu?
sama sekali tak ada coretan pena diatas kertas itu. namun bukan berarti tak ada sesuatu yang kau tulis. kau tak menuliskanya dengan pena, namun dengan ujung telunjukmu.
dengan teliti kuperhatikan kertas itu, hingga aku dapat melihat setiap huruf yang kau tulis.
jika tak salah, beginilah yang kau tulis:

 “berlarilah dengan sepatu ini. berlarilah sejauh mungkin, hingga ketika kau menoleh kebelakang, kau tak lagi dapat melihatku, dan ketika kau menyadarinya, kau tak perlu mencariku.”

0 comments

Post a Comment